Minggu, 12 Februari 2017

Sepatu

aku teringat sebuah lagu dari Tulus yang berjudul "sepatu"
agaknya mirip dengan sebuah kisah
ada satu syair yang sangat kuingat, yang membuatku menyamakan kisah ini dengan lagu tersebut

"kita adalah sepasang sepatu
selalu bersama tak pernah bersatu"

kira-kira seperti itu bunyinya, aku tak begitu hafal.
kemudian kutengok kisah tersebut...

mungkin ini adalah takdir untuk mereka, karena mereka sama-sama mempercayai bahwa di dunia ini tidak ada yang kebetulan
bertemu dalam sebuah tempat dalam waktu yang lama
berinteraksi
bertukar fikiran
hingga muncul rasa itu...
sang wanita tak pernah membayangkan, bahwa ia akan menjadikan lelaki tersebut sebagai sosok yang mungkin akan sulit ia lupakan
dan lelaki itu, juga mungkin tak pernah mengira bahwa ia akan menjadi sedalam ini dengannya

singkat cerita, 
mereka membiarkan keadaan berlalu terus seperti ini
tidak ada yang mau mengakui dan tidak ada yang menyangkal keadaan yang ada
mereka biarkan semua berlalu...

sampai suatu ketika, waktu menyadarkan mereka bahwa ada hal-hal yang harus diperjuangkan
ada yang harus dipertahankan untuk sebuah keabadian
tak mungkin semua dibiarkan begitu saja
maka, wanita tersebut berusaha memperjuangkan inginnya
yang ternyata, itu pula yang dilakukan sang lelaki

namun sayang...
semua tidak seindah bayangan mereka
wanita itu terhenti langkahnya oleh waktu dan keadaan
sedangkan lelaki tersebut..
tak pernah benar-benar melangkah maju

waktu tak mampu lagi menunggu
maka sang wanita pergi demi keadaan yang lebih baik

dan lelaki itu pun pergi, 
demi membahagiakan hatinya dan hati sang wanita

aku tak pernah tahu, bagaimana rasanya,
ketika suatu harap dan ingin tetap tak mampu untuk bersatu
hanya karena, kita mengetahui bahwa ada banyak rahasia dunia yang tak pernah seutuhnya terungkap

maka kebersamaan mereka layaknya sepatu yang tak lagi bersama.
setidaknya, ada sebuah kenangan di dalamnya.